30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Terungkap, Skandal Korupsi Di Badan Uni Afrika

Jagakampung.com, Johannesburg – Skandal korupsi di salah satu bagian di Badan Uni Afrika (African Union – AU), African Peer Review Mechanism (APRM), yang berbasis di Johannesburg terungkap belum lama berselang. Saat ini, di bagian APRM tersebut penyelidikan internal sedang dilakukan terhadap hilangnya lebih dari satu juta dolar.

Kasus ini terbuka ke publik Juli lalu, ketika karyawan APRM, sebuah struktur pada AU, mengungkapkan serangkaian ketidak-beresan. “Pemerintahan yang buruk, korupsi, nepotisme, favoritisme”, segalanya berjalan tidak terkelola dengan benar.

Berita Lainya :  Pemdes Panengahan Way Khilau Lakukan Gotong Royong Jum'at Bersih Jelang Hut Pesawaran Ke 16 Tahun

Dokumen tersebut juga menunjuk pada “intimidasi dan pemecatan sewenang-wenang” dalam manajemen organisasi, yang seharusnya menjadi mekanisme untuk mengevaluasi tata kelola yang baik dan diketuai oleh seorang pejabat dari Afrika Selatan di negara Cyril Ramaphosa.

“APRM harus menjadi yang terdepan dalam mempromosikan nilai-nilai Uni Afrika seperti rasa hormat, loyalitas, integritas, imparsialitas, transparansi, akuntabilitas, efisiensi dan profesionalisme. Namun, sekretariat kontinentalnya tampaknya bergerak ke arah yang sepenuhnya berlawanan,” ungkap para penulis dokumen tersebut marah.

Berita Lainya :  Dirlantas PMJ Kombes Sambodo Purnomo Yogo Banjir Apresiasi Karena Tegas Dalam Menindak Plat Nomor Khusus RFY yang Terobos Jalur Busway

African Peer Review Mechanism (APRM) atau Mekanisme Peninjauan Sejawat Afrika adalah instrumen untuk penilaian mandiri sukarela atas kinerja tata kelola negara anggota Uni Afrika. (Persisma/Red)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News