30 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Kesaksian HRD PT San Xiong Steel Di Balik Mediasi Kecelakaan Kerja

Jagakampung.com, Kalianda – Proses mediasi kedua yang dilakukan antara korban kecelakaan kerja, Idris dengan pihak PT San Xiong Steel Indonesia pada Kamis siang, 28/07/2022 berlangsung dengan penuh haru dan dramatis. Kegiatan yang difasilitatori oleh Dinas Tenaga Kerja Kab. Lampung Selatan bertempat di ruang rapat kantor Disnaker tersebut.

Mediasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Disnaker Kab.Lampung Selatan, Dra Intji Indriati MH dengan didampingi oleh Kasie Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Noviana Susanti SH, membuahkan hasil kesepakatan damai diantara kedua belah pihak yang berselisih. Namun dibalik semua proses mediasi yang berlangsung ada fakta mengharukan yang terjadi ketika masing-masing pihak diberi kesempatan untuk menyampaikan seluruh keluh-kesahnya dalam mediasi tersebut

Berita Lainya :  Hadapi Tim Penilai Kampung Siaga, RW 09 Jatiraden Wakili Kecamatan Jatisampurna

Clara selaku HRD PT San Xiong Steel Indonesia pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa sejak awal dirinya memang telah diminta perusahaan untuk mengurus semua permasalahan kecelakaan kerja yang menimpa Idris ini. “Sejak awal (red-kecelakaan terjadi) saya telah diminta perusahaan untuk mengurus semua permasalahan kecelakaan kerja Idris ini sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap wanita ini.

“Kasus kecelakaan kerja ini memang sudah ramai sejak awal dan banyak media yang meliput di Rumah Sakit. Kondisi saya ketika itu juga sedang hamil dan bayi saya hilang (red-keguguran) akibat beratnya beban yang ada,” ungkapnya dengan penuh haru.

Berita Lainya :  Surat Penghentian Penyelidikan Dijadikan Bukti Oleh Pelapor,Arwan Koty Didakwa Oleh Jaksa Penuntut Umum

Lebih lanjut dikatakan Clara, bahwa dirinya dalam permasalahan ini berusaha selalu mengedepankan hati nurani, untuk membantu keluarga korban mulai dari masuk hingga keluar dari rumah sakit. “Intinya apa yang bisa saya bantu, saya bantu dan dalam permasalahan ini saya tidak pernah melakukan penekanan atau intimidasi, tidak ada itu,’ ujarnya.

Dan terkait masalah kompensasi kerja, saya ajak diskusi Serikat Pekerja sebelum menemui keluarga korban terkait apa yang diminta perusahaan untuk mencari jalan tengah yang terbaik. “Saya tetap selalu jalin komunikasi kepada keluarga korban untuk mencari solusi,” ujarnya.

Berita Lainya :  Jelang Hari Jadi Humas Polri Ke- 72, Polda Lampung Gelar Bakti Sosial Donor Darah

“Saya murni membantu, jangan menyudutkan saya. Saya sempat dikeluarkan oleh perusahaan karena kasus kecelakaan kerja, namun pihak perusahaan akhirnya memanggil kembali saya karena mereka melihat kinerja saya,” ujarnya dengan terbata-bata.

“Disini kita mencari solusi bukan saling menyudutkan dan semua yang saya bicarakan dengan Serikat itu untuk kepentingan korban bukan untuk kepentingan saya,” ungkap Clara mengakhiri. (JKteam)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News