IPW Menilai Ada Enam Hal Strategis Dalam Dinamika POLRI Ke Depan

Must Read

Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Melibatkan Wagub Lampung

Jagakampung, Lampung - Hidup Masyarakat Lampung..!! Hidup Mahasiswa..!! Meski Langit Runtuh Keadilan Harus Tetap Di tegakkan..!! Demikian teriakan yel-yel para Pendemo...

IPW : Hukum Mati Oknum KPK Terduga Pemerasan Walikota Tanjungbalai

Jagakampung, Jakarta - Kasus dugaan pemerasan Rp 1,5 miliar yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri terhadap...

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru Di Bali

Jagakampung.com, Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal...

LSM Garda Patriot Bersatu Kab. Bekasi Berbagi Takjil Di Bulan Suci Ramadhan

Jagakampung.com, Kab.Bekasi -Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang penuh berkah, penuh dengan rahmat dan ampunan serta...

Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah...

Jagakampung.com, Jakarta – Inilah release resmi yang dikeluarkan oleh Indonesian Police Watch (IPW) kepada redaksi pada Jumat (19/02/2021) menyikapi mutasi yang ada ditubuh POLRI kemarin.  

Pertama, dalam mutasi ini terlihat bahwa Sigit makin mengukuhkan kekuatan Geng Solo di tubuh Polri. Orang orang “dekat” Jokowi makin memperkuat posisinya di tubuh kepolisian. Setelah menjadi Kapolri, saat ini orang dekat keluarga Jokowi dipercaya memegang posisi Kabareskrim. Yakni Komjen Agus digeser dari Kabaharkam ke Kabareskrim.

Bukan hanya itu, Irjen Nana yg pernah terdepak sebagai Kapolda Metro Jaya di era Kapolri Idham Azis, kini kembali mendapat posisi Kapolda Sulut. Ini sedikit agak aneh, sebab posisi Nana turun “derajat”, dari Kapolda Metro Jaya menjadi Kapolda Sulut.

Kedua, dalam mutasi ini, “orang orang BG” belum terlihat bergerak masuk ke dalam posisi strategis di era Sigit.

Ketiga, begitu juga orang orang Idham Azis dan Tito, dalam mutasi Kamis (18/02/2021) masih bertahan di posisi semula. Belum bergeser ke posisi strategis atau terdepak dari posisinya.

Keempat, Yang menarik dalam mutasi pertama Kapolri Sigit ini, posisi Sestama Lemhanas masih dibiarkan kosong. Sepertinya Sigit masih mencari figur tepat yg akan digeser kesana. Apakah Geng Solo akan masuk kesana, masih kita tunggu.

WAJIB BACA :  BEM UMIKA Nilai Kinerja Dinsos Kota Bekasi Gagal

Kelima, Ketua Tim pembuat naskah uji kepatutan Kapolri Sigit di komisi III yakni Irjen Wahyu Widada masih belum mendapat tempat. Ia belum bergeser dari posisinya sebagai Kapolda Aceh. Belum jelas, kenapa Wahyu belum mendapat tempat, sementara cukup banyak figur-figur yang “tak berkeringat” dalam suksesi Kapolri Sigit, yang dalam mutasi ini sudah mendapat tempat strategis.

Keenam, mutasi pertama Kapolri Sigit ini berhasil mereposisi Kabaintelkam, yang semula dipegang mantan ajudan presiden SBY, Komjen Rycko diserahkan kepada Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau dan baru kali ini putra Papua mendapat bintang tiga di Polri.

WAJIB BACA :  Haul Tuan Syekh Yang Digelar Secara Virtual Di Cilongok Dapat Apresiasi Dari Polda Banten

Terjadinya kerumunan massa dalam kepulangan Habib Riziq maupun kasus penembakan laskar FPI di Tol Cikampek tak terlepas dari kelemahan deteksi dini dan antisipasi Baintelkam, sehingga reposisi di Baintelkam Polri menjadi sebuah kewajaran dilakukan.

IPW masih menilai, Kapolri Sigit sangat sulit untuk melakukan mutasi maksimal di tubuh Polri, terutama dalam mencapai konsep Presisi yang dicanangkannya saat uji kepatutan di DPR. Sebab gerbong mutasi yang bisa dilakukan Sigit hanya sebatas pada bintang dua ke bawah. Sedangkan mutasi di posisi bintang tiga hanya ada dua tempat yang kosong, yakni Kabareskrim dan Sestama Lemhanas. Selebihnya, posisi lainnya masih dijabat oleh jenderal bintang tiga yg masa dinasnya masih lama, yakni dua tahun lagi. Sehingga perputaran mutasi dari bintang dua ke posisi bintang tiga sangat terbatas dan cenderung stagnan hingga dua tahun ke depan.

WAJIB BACA :  POLRI Terbitkan Surat Telegram Dukung Reforma Agraria Dan Ketahanan Pangan

Kondisi ini tentunya membuat Kapolri Sigit kesulitan dalam menggerakkan gerbong mutasi dengan maksimal dan dampaknya organisasi Polri akan stagnan hingga dua tahun ke depan, apalagi Sigit sendiri baru pensiun di tahun 2027.

Bagaimana pun ini menjadi dilema dalam dinamika Polri ke depan.

Di sisi lain, sebagai Kabareskrim baru tugas Komjen Agus tak kalah cukup berat karena masalah dalam dinamika masyarakat setahun setelah pandemi Covid cukup berat. Kebangkrutan sosial, PHK, pengangguran menganga di depan mata yang otomatis akan memicu angka kriminalitas. Di sisi lain wabah narkoba sudah merebak kemana mana, termasuk ke Internal Polri. Tak kalah pelik, Polri masih punya utang kasus berat, di antaranya kasus penembakan Laskar FPI di tol Cikampek dan pembakaran gereja serta pembunuhan sekeluarga di Sigi Sulteng.

Kasus-kasus ini harus segera diselesaikan agar tidak menjadi api dalam sekam bagi masyarakat.

Sumber : NetaS Pane, Ketua Presidium IPW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah diwilayahnya. Sehingga...

Imam Besar FBR Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta

Jakarta, Jagakampung.com - Imam Besar FBR, KH. Lutfi Hakim MA diangkat menjadi Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta Antar Waktu. Ketetapan ini dirilis Pengurus Besar...

IPW : Hukum Mati Oknum KPK Terduga Pemerasan Walikota Tanjungbalai

Jagakampung, Jakarta - Kasus dugaan pemerasan Rp 1,5 miliar yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri terhadap Walikota Tanjungbalai tidak hanya memalukan,...
WAJIB BACA :  Ribuan Buruh Pulogadung Demo Besar-besaran, Semua Pabrik Stop Produksi

Murah, Tapi Spesifikasi Maxtron S8 2020 Boleh Diadu

Jagakampung.com - Vendor smartphone asal Indonesia, Maxtron kembali merilis produk baru di tahun 2020 ini, yakni Maxtron S8 2020. Smartphone ini mengusung layar lebar luas...

Video Viral, Warga Sipil Etnis Tionghoa Pakai Mobil Dinas Jenderal TNI?

Jakarta, Jagakampung.com : Seorang warga sipil keturunan Tionghoa terlihat menggunakan mobil dinas jenderal berpelat TNI AD, tengah membeli makanan di pinggir Jalan Gajah Mada,...

FPK Jakarta Pusat Bekerjasama dengan Bank BNI Menyalurkan Bakti Sosial di Mesjid Al-Ikhlas Salemba

Jagakampung.com, Jakarta (19/04) - Ramadhan penuh berkah ditengah pandemi COVID-19 tidak menyusutkan untuk saling berbagi kepada sesama seperti yang dilakukan oleh Forum Pembauran Kebangsaan...

LSM Garda Patriot Bersatu Kab. Bekasi Berbagi Takjil Di Bulan Suci Ramadhan

Jagakampung.com, Kab.Bekasi -Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang penuh berkah, penuh dengan rahmat dan ampunan serta penuh dengan keberkahan. Yang mana...

Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Melibatkan Wagub Lampung

Jagakampung, Lampung - Hidup Masyarakat Lampung..!! Hidup Mahasiswa..!! Meski Langit Runtuh Keadilan Harus Tetap Di tegakkan..!! Demikian teriakan yel-yel para Pendemo di depan Pengadilan Negeri Tipikor...

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru Di Bali

Jagakampung.com, Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Bali. Peninjauan itu dilakukan...

Dinilai Lecehkan Peradilan,Aris Toteles SH Minta Majelis Hakim Perintahkan Jaksa Jemput Paksa Bambang Prijono

Jakarta,jagakampung.com -Sidang perkara pidana dengan perkara nomor 1114/pid.B/2020/PN JKT. yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 14/4/21. Kembali ditunda untuk yang sekian kalinya. Penundaan persidangan...
- Advertisement -

Rekomendasi

Open chat